tiba-2 kenangannya berlari - lari pada deruan ombak memukul sang pantai .pada pantai yang menanamkan seribu satucerita . cerita anak muda berjanji bersumpah setia .
"kau lihat suzi , betapa setianya sang ombak pada pantai nya " luah jas pada telinga suzana setelah mereka berlari-lari di gigipantai .dan setelah mereka sama-2 mendirikan taj mahal dari pasir. kaki mereka terus dicecah oleh air yg memercik .
"tapi kau lihat jas , nun di sana , pada pulau batu." suzana menunding jaritelunjuknya ke arah pulau batu sesayup mata memandang .
"kenapa?"
"setiap detik pulau itu semakin kecil . ombak juga yg menghakisnya " terang suzana
"apa maksudmu , berkata -kata begitu. aneh kukira "
'begitulah hidup kita jas .maafkan suzi kalau-2 kata-2 suzi kelak menyinggung hatimu.izinkanlah suzi berbicara satu perkara yg terlalu berat"
"ehh kenapa suzi . kenapa hari ini katamu banyak kelainan dan berteka- teki ? "
suasana mnjadi sepi seketika meskipun beberapa kanak-2 berlari-2 membwa pelampung melintas didepan mereka .susana kian sepi dirasakan.suzana agak payah utk menerangkn kedudukan hatinya.dia agak khuatir apa tindakan pemuda disisinya kelak.tpi dia berserah ...dgn sedikit kekuatan dia bersuara :
"jas ! maafkan suzi, jas , krana memulangkan hati semula hati mu yg tlh ku curi . maaf kan suzi ..."
"jgn bergurau suzi . carilah perkataan lain , selain menyebut soal perpisahan yg jastakuti sekali ." lafaz jas tidak percaya . dia menyangka suzana main-2. mmg begitulah sikap gadis yg cukup disenangi itu .
"benar jas . suzi serius . sebenarnya hati ini telah dicuri oleh pemuda lain . maafkan diri ini jas .."
" engkau ini pandai btul bergurau "
"ini sungguh jas "
" Ehh ! suzi apa ni ! kau sedar tak ape yg kau cakap ?
suzana hanya mengangguk
'tidak !'
"jadi ? '
" begitu lah jas .."
jas segera bingkas bangun sambil menggenggam psir dan di campakkn ke dada laut. seketika ombak datang lagi , dan tidak semena telah memusnahkan taj mahal yg mereka bina . bagai hakikat .
" Ohhh ! dunia kejamnya hidup !!!! " jerit jas sekuat hati. beberapa pengunjung di gigi pantai itu menoleh ke arah nya .
" jas tidak mahu mengetahui siapa teruna yg bertuah itu. tapi sampaikan salam padanya , katakan aku ucapkan tahniah tidak terhingga. dan manusia pengemis ini mendoakan seikhlas hati kalian bahagia . sebahagia - bahagianya . terang jas dgn matanya yg berkaca . suzana juga berkaca dan tidak tahan lagi ! terlalu sedih :'C
No comments:
Post a Comment